Real Madrid harus berjibaku dan berjuang keras untuk mengalahkan
Alaves 2-1 di Estadio de Mendizorroza (2019/11/30). Hujan terus menerus membuat
permainan kedua tim stagnan, pertandingan berjalan keras, tapi Madrid masih
menang. Zinedine Zidane terbukti mampu menemukan cara lain untuk mengalahkan
lawan.
Menurut Marca, hasil ini melengkapi tingkat positif Madrid
dalam delapan pertandingan terakhir mereka. Sejak kalah dari Real Mallorca 0-1,
Madrid bangkit dan melewati delapan pertandingan berikutnya di semua kompetisi
tanpa kekalahan.
Permainan mereka telah meningkat secara dramatis, Zidane patut
dipuji. Tidak ada lagi Madrid yang mudah dikalahkan, mereka tahu apa yang harus
dilakukan untuk menang.
Zidane patut dipuji, Isco tampil gemilang, sementara Gareth
Bale masih sama.
Isco Kembali Menari
Lama Menepi, Isco akhirnya kembali menemukan sentuhan magis
nya. Kinerjanya terus membaik, tampaknya ia akan segera menjadi salah satu pemain
yang paling penting bagi Zidane.
Mantan bintang Malaga harus menunggu kesempatan ini, ia cedera
untuk waktu lama. Butuh waktu lama untuk Isco mengembangkan kembali fisik ke
titik terbaik.
Isco sebenarnya layak mencetak gol di pertandingan
sebelumnya kontra PSG, dan ia mendapat kesempatan untuk mencetak gol kemenangan
atas Alaves pada akhir pecan, namun sundulannya membentur tiang.
Bale Kian Buruk
Lain Isco, lain juga Bale. Penampilan winger asal Wales sangat
mengecewakan, bahkan terasa permainan ini dimainkan tanpa dia. Bale terpaku di
sayap kanan, tidak terhubung dengan rekan-rekannya.
Selain sejumlah dribel, Bale tidak berbuat banyak. Dia
memberikan kesan bahwa penampilannya bisa lebih baik jika masuk sebagai pemain
pengganti, dengan dorongan kemarahan, daripada jika dimainkan dari awal.
Dalam Mendizorroza, Bale memiliki kesempatan untuk
membuktikan performa terbaiknya, tapi yang terjadi justru sebaliknya. Penggemar
Madrid telah kecewa dan semakin kecewa.
Sentuhan Zidane
Terlepas dari kinerja kontras Isco dan Bale di atas, Zidane
lah yang patut dipuji. Dia benar-benar meningkatkan kinerja Madrid, yang dua
bulan lalu masih lemas.
Hari ini, Madrid memiliki segalanya untuk meraih trofi.
Mereka hanya perlu konsisten menjaga laju licin.
Sumber: Marca

0 Response to "Isco Kembali Menari, Bale Kehilangan Jati Diri Dan Real Madrid Kembali Untuk Merebut Trofi"
Post a Comment